Pages

Saturday, January 25, 2014

PEMIMPINKU !!!

dengan segala konsekuensinya engkau tetap PEMIMPINKU!!!





















Pembebasan Irian Barat



 
go INTERNATIONAL! by Damn! I LOVE INDONESIA

































Pidato Presiden Soekarno pada 17 Agustus 1963, Tentang Tempe. Kenapa Tempe?

“Kita bangsa besar, kita bukan “bangsa tempe”, kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tapi merdeka, daripada makan bestik tetapi budak … Tradisi Bangsa lndonesia bukan “tradisi tempe”. Kita dizaman purba pernah menguasai perdagangan di seluruh Asia Tenggara, pernah mengarungi lautan untuk berdagang sampai ke Arabia atau Afrika atau Tiongkok.” Soekarno, dalam Pidato kemerdekaan tanggal 17 agustus 1963.
Kita ini memang bangsa yang pernah besar, mungkin karena tradisi kita tradisi tempe bukan tradisi yang bukan tempe. Protein kacang kedelai itulah yang mengalir, berkobar-kobar didalam pipa-pipa kapiler darah bangsa Indonesia. Kita memang bukan bangsa yang berperawakan besar, seperti Eropa Timur dan India, kita bangsa yang berperawakan kecil tapi berkekuatan besar, karena vitamin dari tempe itulah, yang berkobar-kobar didalam otot manusia-manusia Nusantara. Maka aku katakan pada kalian, aku ceritakan dan dendangkan pada kalian, sebuah ceritera! Sebuah sejarah! Sebuah parodi! Yang telah hilang dan terkubur dalam khasanah literatur kita, yang telah terputus tali kaitnya dengan sejarah kebangkitan bangsa kita. Sebuah cerita tentang tempe, amma ba’du! SYAHDAN! Beginilah ceritanya.



Terhitung setelah nyaris 200 tahun ketika Guttenberg menemukan mesin cetak dan menggemparkan dunia dan me-revolusi sejarah tata-tulis dan pewacanaan, di Indonesia, sekitar abad ke 16 tepatnya di pulau Jawa, teknologi anak bangsa sedang melahirkan sebuah piranti teknologi yang tak kalah lebih revolusioner dan radikal, yaitu alat pembuat tempe. Yang dikatakan Ong Hok Ham sebagai “Sebuah hadiah dari jawa untuk dunia”.
Terhitung sejak di temukannya teknologi pembuat tempe, bangsa kita entah sengaja ataupun tidak sengaja tidak mendistribusikan produk ini ke dunia, melainkan mengkonsumsi produk ini secara lokal, dengan kata lain produk tempe selama 400 tahun keberadaannya menjadi produk yang eksklusif hanya dinikmati dan di-apresiasikan anak bangsa Indonesia saja. Referensi tertua tentang tempe ditemukan dalam khasanah pustaka pada tahun 1870 yaitu didalam Javanese-Dutch Dictionary, diperhitungkan sejak tahun ini juga kemungkinan bangsa Barat yang kala itu sebagai kekuatan imperium penjajah, ikut mengkonsumsi tempe seperti layaknya bangsa Indonesia. Tidak lama kekuatan-kekuatan anak Bangsa yang sebelumnya tidak pernah tumbang, seperti kekuatan kesulatanan Atjeh yang selama ini berdiri gagah mempecundangi imperium Belanda, yang membawa mereka kepada krisis satu kedalam krisis lain, mengantarkan mereka dari rencong ke kurambit, menjadi jatuh tepatnya pada tahun 1903 yaitu tiga puluh tiga tahun setelah Belanda makan tempe. Apakah ada hubungan antara kekalahan Kesultanan Aceh dengan akibat Belanda makan tempe selama selang proses tiga puluh tiga tahun? Anda sendiri yang menilai, Tuhan Yang Maha Tau kepastiannya..hehe

Menurut Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS proses tempe yang unik dan melibatkan enzim pencernaan yang hal itu keluar secara brilliant dari lapan tempe, menjadikan tempe secara unik dan ajaib menjadi makanan yang kandungan protein, karbonhidrat dan vitaminnya lebih mudah terserap, diterima, dan dicerna oleh tubuh, sekalipun itu bila diperbandingkan dengan bahan dasarnya yaitu kedelai.
Kayanya kandungan protein dan vitamin dalam tempe, itu baru satu hal, tetapi mudahnya kekayaan ini untuk dicerna dan dimanfaatkan oleh tubuh dengan meminimalisir buangannya adalah hal lain yang tak kalah penting, dalam percontohannya Professor Astawan mengatakan, bahkan seorang bayi yang kurang gizi, ketika diberikan tempe dapat langsung pulih dari keadaan kekurangan gizinya. Kefleksilbelan dan ke-unikan tempe membuat tempe menjadi makanan yang bisa di-apresiasikan oleh semua umur, dari mulai balita hingga ke-taraf manula. Kandungan gizi dan protein didalamnya menjadikan tempe cukup valid untuk hadir sebagai pengganti daging.
Kalian pernah lihat Haji Agoes Salim? Kalau kalian belum pernah lihat, aku beritahu saja, dia itu orang tua dalam usia, namun ketika dia naik diatas podium, dia arahkan pemikirannya, dia menunjukkan semangat muda, kobaran-kobaran semangat yang jarang dimiliki oleh orang se-usianya. Hal ini menjadi sesuatu ke-khasan bangsa Indonesia, “wajah tua jiwa radikal”, bisakah kita mengatakan kalau hal ini akibat Haji Agoes Salim diberkati Allah? Pasti, tidak ada daya upaya, hingga tak akan jatuh selembar daunpun tanpa se-izinNya. Tapi selain itu bisakah juga ini sebagai akibat karena dia makan tempe dan menyerap anti-oksidan yang ada didalam tempe? Saya katakan pada kalian, mengapa tidak bisa?
Proses penuaan adalah hal yang wajar terjadi pada diri setiap mahluk hidup. Gizi dan sistem kekebalan tubuh bukan cuma menyumbangkan kesehatan dan menangkal penyakit didalam tubuh kita, tetapi juga sebaliknya dia memicu degenerasi organ dan mempercepat penuaan, begitu juga radikal bebas. Anti-oksidan adalah salah satu zat yang menghambat degenerasi organ tersebut.

Tentu saja kita ini bangsa tempe, karena zat-zat tempe itu juga mungkin yang mendorong kita nekad untuk meladeni bedil sundut dengan celurit, bahkan terkadang lebih parah lagi yaitu bambu runcing. Tentu saja kita ini bangsa tempe, karena tempe tidak menjadi kaku dengan dinginnya cuaca, tidak alot bagaikan karet oleh kulkas waktu, tempe tetap enak dan tidak mengurangi kelegitan rasanya sekalipun diterpa angin alam di angkringan. Selama 400 tahun Indonesia menjadi satu-satunya bangsa didunia ini yang memakan tempe, tidak ada bangsa lain yang kebagian, kita melahapnya sendiri, memunggungi tubuh-tubuh jangkung orang Belanda dan membiarkan tudung kita menutupi tempe dari jamahan tangan mereka.
Kita mungkin bukan bangsa kaya, bukan bangsa mandiri, bukan bangsa cerdik, bukan juga bangsa yang merdeka hingga detik ini. Tetapi kita tidak bisa mengelak kalau diri kita ini adalah bangsa tempe. Memang kita ini bangsa tempe, yang pernah besar, dan pernah juga kecil, tapi besar kecil lebar luas entah apapun juga itu, kita lalui dengan tempe.
Maaf Bung Karno, saya berlawanan dan tidak sepakat dengan pidatomu kala itu pada masa sekarang, dan mulai hari ini akan kuteriakan kepada dunia Bahwa :
“Kita bangsa besar, kita memang “bangsa tempe”, karena tempe-lah anak negeri ini banyak yang kreatif dan inovatif, karena tempelah kami menjadi orang yang pekerja keras, meski sifat tempe itu lembut, bukan berarti kami pengecut dan ciut, meski tempe itu mudah patah, namun ketika digoreng dia renyah, begitu juga ketika kami di jajah, kami takkan menyerah dan lemah sebelum penjajah menyerah”. [Paradoks] Yogyakarta, Dini hari, Bolean Mei 2011 tertanda “Baru Belajar”.
Sumber: Kompasiana 

Wednesday, January 30, 2013

The Traditional Weavers of Bali

 

 

 

Bali,The Island of Love















Friday, September 21, 2012

SUKARNO

 Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah


17-Agustus 1966
17-Agustus 1963
 
Ganyang Malaysia (klip suara) 

 
Pertempuran Laut Arafura (Pembebasan Irian Barat)
- ulasan

17- Agustus 1959

 
NAWAKSARA

Pelantikan sebagai Presiden RIS
di Bangsal Sitinggil Yogyakarta tanggal 17 Desember 1949

Huwelijk in Batavia

Huwelijk in Batavia van Maartje Elizabeth (Mascha) Nicola en Mr. J.G. van 't Oever op 5 juni 1936

Batavia 1930 - 1940



JAKARTA (batavia) INDONESIA Tahun 1941



Colonial Dutch-Indies (1938-39 in colour) [Part 4 of 4]



Colonial Dutch-Indies (1938-39 in colour) [Part 3 of 4]


Colonial Dutch-Indies (1938-39 in colour) [Part 2 of 4]



Netherlands East Indies Part 2 1938 color



Uploaded by favenchi on Apr 8, 2011
Indonesia was once known as The Netherlands East Indies......this is part 2 of a rare 1938 color film. Jakarta back then was know as Batavia....and towards the end of part 2 there is a rail journey which takes us to "Bandoeng"

Colonial Dutch-Indies (1938-39 in colour) [Part 1 of 4]


Batavia 1910 - 1915

Sehari Gunung Lokon Meletus Dua Kali

Semburan abu lokon terlihat dari arah manado pada Jumat, 21 September 2012 pukul 17.10 wita


MANADO, KOMPAS.com - Dalam sehari, Jumat (21/9/2012) Gunung Lokon meletus dua kali, yakni pada pagi hari pukul 10.20 Wita dan pukul 17.10 Wita.
Abu vulkanik yang membumbung tinggi terlihat sangat jelas dari arah Manado. Angin yang bertiup ke arah Manado akan membuat Kota Manado akan dihujani abu Lokon. "Harus segera beli masker, setelah tadi pagi abu sudah turun, pasti malam ini akan bertambah banyak," ujar Denny Taroreh, warga Manado.
Dari laporan warga yang ada di kaki Gunung Lokon, kini abu yang dimuntahkan Lokon menghujani Desa Kinilow dan Kakaskasen. "Orang-orang keluar rumah mendengar Lokon meletus. Dan sekarang Kinilow hujan abu," ujar Merry Christy yang rumahnya berada dekat dengan Lokon.
Sebelumnya, warga telah diimbau untuk menjauhi radius 2,5 kilometer dari kawah Tompaluan karena aktivitas Lokon yang sangat intens. Abu Lokon yang membumbung tinggi pada letusan kali ini, juga terlihat dari arah Bitung. Dalam sepekan ini Lokon sudah beberapa kali meletus.
Editor :
Farid Assifa

Thursday, September 06, 2012

Unik dan Menarik Tentang Kentut

Unik dan Menarik Tentang Kentut




1. Darimana asal Kentut?
Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, gas yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia dan gas dari bakteri perut. 


2. Apa komposisi Kentut?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dalam udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai usus). Adanya bakteria dan reaksi kimia antara asam perut dan cairan usus menghasilkan karbondioksida.
Bakteria juga menghasilkan metana dan hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak uidara yang tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut. 


Makin lama menahan kentut, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentutnya lebih banyak karena tubuh tidak sempat mengabsorbsi oksigem. 


3. Kenapa Kentut berbau busuk?
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida dan merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfur dan merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut dan makin busuklah kentut anda.  Telur dan daging berperan besar dalam menghasilkan bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut dan bukan kebusukannya. 


4. Kenapa Kentut menimbulkan bunyi?
Karena adanya vibrasi lubang anus pada saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung kecepatan gas. 


5. Kenapa Kentut yang busuk itu hangat dan tidak bersuara?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri dan proses pencernaan memproduksi panas, dan hasil sampingannya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat dan jenuh dengan produk metabolisme bakteri yang berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya tapi SBD (Silent but Deadly). 


6. Berapa banyak Kentut diproduksi dalam sehari?
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut. 


7. Mengapa Kentut keluar melalui lubang dubur?
Karena density-nya lebih ringan, mengapa gas tidak melakukan perjalanan ke atas ? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. 
Sahabat anehdidunia.blogspot.com Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus termasuk gas-gasnya untuk bergerak ke kawasan yang bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung menjadi gelembung besar.  Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh karena bentuk usus yang rumit dan berbelit-belit. 

8. Berapa waktu yang diperlukan Kentut untuk melakukan perjalanan ke hidung orang lain?
Tergantung kondisi udara seperti kelembaban, suhu, kecepatan dan arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara transmitter dengan receiver. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar dan konsenstrasinya berkurang.
Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik berarti mengalami pengenceran di udara dan hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di tempat sempit seperti lift atau mobil, konsentrasinya lebih banyak sehingga baunya akan tinggal dalam kurun waktu lama sampai terserap oleh dinding. 


9. Apakah setiap orang Kentut?
Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah matipun orang masih bisa kentut. 


10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan?
Tidak ada hubungannya dengan gender. Kalau benar, maka perempuan menahan kentutnya dan saat kentut banyak sekali jumlah yang dikeluarkan. 


11. Saat apa biasanya orang Kentut?
Pagi hari saat di toilet, yang disebut "morning thunder". Kalau resonansinya bagus, mungkin bisa terdengar diseluruh penjuru rumah. 


12. Mengapa kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut?
Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Zat gula tersebut (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora dan menghasilkan gas. Jagung, kubis, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya). 


13. Selain makanan, apa saja penyebab Kentut?
Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi, sehingga muncul sebagai kentut). 


14. Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul di lain lubang?
Tidak. Sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak. 


15. Kemana perginya kentut kalau ditahan atau tidak dikeluarkan?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor. Kentut berimigrasi menuju ke bagian atas menuju usus dan pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, hanya mengalami penundaan. 


16. Mungkinkah kentut terbakar?
Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyalanya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen. 


17. Bisakah menyalakan korek api dengan kentut?
Konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran. 


18. Mengapa Kentut anjing dan kucing lebih busuk?
Karena kucing dan anjing adalah karnivora. Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti gajah, kuda, kambing yang memproduksi banyak kentut, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau. 


19. Betulkah pening kepala kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut?
Kentut mengandung sedikit oksigen. Mungkin sedikit saja anda akan mengalami pening kepala kalau mencium bau kentut terlalu banyak. 


20. Apakah warna kentut?
Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida akan ketahuan siapa yang kentut. 


21. Apakah kentut itu acid, basa, atau netral?
Acid, karena mengandung karbondioksida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S).


22. Apakah yang terjadi kalau seseorang kentut di planet venus?
Planet venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut disana tidak akan banyak pengaruhnya.

Sunday, May 13, 2012

PANORAMIO “LOOK AROUND”


Bagi kita yang belum berkesempatan untuk megunjungi secara langsung suatu objek wisata atau tempat-tempat bersejarah yang ada di seluruh dunia, mungkin dalam era teknologi interaktif sekarang ini kita dapat menikmati walaupun hanya dalam bentuk gambar interaktif.

Terima kasih pada Panoramio yang sudah dilengkapi dengan fasilitas “Look around”.

Secara harfiah pengertian Look around adalah melihat disekeliling objek. Hal ini tergantung dari banyaknya sudut pandang yang ditampilkan oleh photographer.

Berikut beberapa contoh hasil Panoramio “Look around” (silahkan klik pada link caption)


Masjid Agung Sultan Mahmud Badarudin II - Widya Pramanto

dan masih banyak lagi lainnya yang dapat anda lihat melalui group Panoramio Look Around.

Wednesday, May 09, 2012

Kilas Kemacetan Lalu Lintas 08-05-12



Lokasi jalan lintas Palembang - Prabumulih (lk 400 meter sebelum terminal Karya Jaya Palembang).
08 Mei 2012